Kotor dan Bau Apek, Guru SMA YPK Oikoumene Manokwari Kembalikan 400 Kg Beras Jatah ke penyalur
Guru SMA YPK Oikoumene Manokwari Papua Barat akan mengirim kembali 400 kilogram jatah beras tidak layak konsumsi kepada pihak penyalur.

Gambar : Kondisi beras jatah untuk guru SMA YPK Oikoumene. Beras tersebut dalam kondisi bau apek dan berpasir.
MANOKWARI – Guru SMA YPK Oikoumene Manokwari Papua Barat akan mengirim kembali 400 kilogram jatah beras tidak layak konsumsi kepada pihak penyalur.
“Sebanyak 400 kilogram jatah beras bulan Oktober 2023 akan kami dikembalikan kepada pihak penyalur karena kondisinya tidak layak konsumsi,” kata YA salah seorang guru SMA YPK Oikoumene Manokwari kepada TribunPapuaBarat.Com, Senin (4/11/2023).
Ia mengatakan, bahwa total 400 kilogram jatah beras itu telah dipaketkan dalam belasan karung tanpa merek ukuran 20 dan 15 kilogram.
“Bentuk fisik beras tersebut sudah berwarna coklat kehitaman, bercampur pasir bahkan menimbulkan bau apek,” ucapnya sambil menunjukkan isi karung beras.
Ia mengatakan, bahwa hanya jatah beras bulan Oktober 2023 yang kondisinya seperti demikian, karena bulan sebelumnya dalam kondisi layak konsumsi.
“Yang kami tahu, jatah beras Guru di Manokwari merupakan beras lokal yang disalurkan oleh salah satu Koperasi Tani di wilayah Distrik Prafi,” ujarnya.
Ia berharap kondisi tersebut agar segera menjadi perhatian dinas pendidikan dan pihak penyalur agar dievaluasi.
“Semoga ada perhatian dinas, dan pihak penyalur segera dievaluasi,” pintanya.
Jatah beras bulan Oktober 2023 tak layak konsumsi juga sempat diproses seorang Guru SMP YPK 1 Manokwari melalui akun media sosial.





